{"id":5882,"date":"2023-11-21T01:46:51","date_gmt":"2023-11-21T01:46:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dgcrane.com\/?post_type=posts&#038;p=5882"},"modified":"2024-09-09T06:44:13","modified_gmt":"2024-09-09T06:44:13","slug":"inspection-and-discard-criteria-of-wire-ropes","status":"publish","type":"posts","link":"https:\/\/www.dgcrane.com\/id\/posts\/inspection-and-discard-criteria-of-wire-ropes\/","title":{"rendered":"Kriteria Inspeksi Dan Buang Tali Kawat"},"content":{"rendered":"<p>Tali kawat derek mengalami beban yang cukup besar selama pengoperasian dan oleh karena itu mengalami kerusakan mekanis yang cukup besar sepanjang masa pakainya. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama kegagalan tali kawat adalah kerusakan dan korosi yang berlebihan, kurangnya pemeliharaan dan inspeksi, dan penyalahgunaan yang menyebabkan keusangan dini, berkurangnya keselamatan, dan peningkatan biaya penggantian.<\/p>\r\n<p>Oleh karena itu, tali kawat harus diperiksa dan dirawat oleh personel yang tepat untuk memastikan bahwa tali kawat tersebut berada dalam kondisi aman untuk digunakan. Inspeksi yang tepat dapat memastikan kinerja tinggi, masa pakai yang lama, keselamatan personel dan peralatan, serta mengurangi biaya pengoperasian.<\/p>\r\n<h3>1. Inspeksi harian\uff08visual)<\/h3>\r\n<ul>\r\n\t<li>Setidaknya bagian tali yang berfungsi untuk hari tersebut harus diperhatikan dengan tujuan mendeteksi adanya kerusakan umum atau kerusakan mekanis. Ini harus mencakup titik-titik pemasangan tali pada derek.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Inspection-of-Wire-Ropes.png\" alt=\"\" width=\"724\" height=\"775\" class=\"alignnone size-full wp-image-5883\"><\/p>\r\n<ul>\r\n\t<li>Tali juga harus diperiksa untuk memastikan bahwa tali tersebut terpasang dengan benar pada drum dan di atas katrol dan tidak berpindah dari posisi pengoperasian normalnya.<\/li>\r\n\t<li>Setiap perubahan kondisi yang berarti harus dilaporkan dan tali diperiksa oleh orang yang berkompeten sesuai dengan inspeksi berkala.<\/li>\r\n\t<li>Jika, sewaktu-waktu, pengaturan tali-temali diubah, seperti ketika derek dipindahkan ke lokasi baru dan dipasang kembali, tali harus dilakukan inspeksi visual seperti yang dijelaskan dalam subayat ini.<\/li>\r\n\t<li>Pengemudi\/operator derek dapat ditunjuk untuk melakukan inspeksi harian sepanjang pengemudi\/operator tersebut cukup terlatih dan dianggap kompeten untuk melakukan tindakan tersebut.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h3>2. Inspeksi berkala<\/h3>\r\n<p><strong>2.1 Umum<\/strong><\/p>\r\n<ul>\r\n\t<li>Inspeksi berkala harus dilakukan oleh orang yang kompeten.<\/li>\r\n\t<li>Informasi yang diperoleh dari pemeriksaan berkala akan digunakan untuk membantu dalam memutuskan apakah tali derek <span style=\"color: #000000;\">dapat tetap beroperasi dengan aman dan selambat-lambatnya harus menjalani pemeriksaan berkala berikutnya, atau <\/span><span style=\"color: #000000;\">perlu segera ditarik atau dalam jangka waktu tertentu.<\/span><\/li>\r\n\t<li>Melalui metode penilaian yang tepat, misalnya dengan cara visual dan\/atau pengukuran, atau dengan MRT, tingkat keparahan kerusakan harus dinilai dan dinyatakan dalam persentase (misalnya 20 %, 40 %, 60 %, 80 % atau 100 %) dari kriteria pembuangan tertentu atau dalam kata-kata (misalnya \u201cSedikit\u201d, \u201cSedang\u201d, \u201cTinggi\u201d, \u201cSangat Tinggi\u201d atau \u201cBuang\u201d).<\/li>\r\n\t<li>Setiap kerusakan yang mungkin terjadi pada tali sebelum digunakan dan digunakan harus dinilai oleh orang yang berkompeten dan pengamatannya harus dicatat.<\/li>\r\n\t<li>Daftar jenis kerusakan tali kawat inspeksi dan apakah masing-masing dapat diukur dengan mudah atau perlu dinilai secara subyektif oleh orang yang berkompeten diberikan dalam tabel berikut.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\r\n<tbody>\r\n<tr>\r\n<td style=\"width: 59.2924%; text-align: center;\"><strong>Modus kerusakan<\/strong><\/td>\r\n<td style=\"width: 40.7076%; text-align: center;\"><strong>Metode penilaian<\/strong><\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td style=\"width: 59.2924%;\">Jumlah kabel putus yang terlihat (termasuk kabel yang tersebar secara acak, pengelompokan lokal, putusnya kabel lembah, dan kabel yang berada pada, atau di sekitar, terminasi)<\/td>\r\n<td style=\"width: 40.7076%;\">Dengan menghitung<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td style=\"width: 59.2924%;\">Hilangnya area logam yang disebabkan oleh kabel putus<\/td>\r\n<td style=\"width: 40.7076%;\">Visual, MRT<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td style=\"width: 59.2924%;\">Penurunan diameter tali (akibat keausan\/abrasi eksternal, keausan internal, dan kerusakan inti)<\/td>\r\n<td style=\"width: 40.7076%;\">Dengan pengukuran<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td style=\"width: 59.2924%;\">Hilangnya area logam yang disebabkan oleh mekanisme selain kabel putus, misalnya korosi, keausan, dll.<\/td>\r\n<td style=\"width: 40.7076%;\">Visual, MRT<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td style=\"width: 59.2924%;\">Fraktur untaian<\/td>\r\n<td style=\"width: 40.7076%;\">Visual<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td style=\"width: 59.2924%;\">Korosi (eksternal, internal dan fretting)<\/td>\r\n<td style=\"width: 40.7076%;\">Visual, MRT<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td style=\"width: 59.2924%;\">Deformasi<\/td>\r\n<td style=\"width: 40.7076%;\">Visual dan pengukuran (hanya gelombang)<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td style=\"width: 59.2924%;\">Kerusakan mekanis<\/td>\r\n<td style=\"width: 40.7076%;\">Visual<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td style=\"width: 59.2924%;\">Kerusakan akibat panas (termasuk busur listrik)<\/td>\r\n<td style=\"width: 40.7076%;\">Visual<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<\/tbody>\r\n<\/table>\r\n<p><strong>2.2 Frekuensi inspeksi berkala<\/strong><\/p>\r\n<ul>\r\n\t<li>Frekuensi inspeksi berkala harus ditentukan oleh orang yang berwenang, yang sekurang-kurangnya harus mempertimbangkan hal-hal berikut:<br \/>\r\na) persyaratan undang-undang yang mencakup penerapan di negara penggunaan;<br \/>\r\nb) jenis derek dan kondisi lingkungan di mana derek tersebut beroperasi;<br \/>\r\nc) kelompok klasifikasi mekanisme;<br \/>\r\nd) hasil pemeriksaan sebelumnya;<br \/>\r\ne) pengalaman yang diperoleh dari pemeriksaan tali pada derek serupa;<br \/>\r\nf) lamanya tali digunakan;<br \/>\r\ng) frekuensi penggunaan;<br \/>\r\nh) rekomendasi pabrikan derek.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p><span style=\"color: #808080;\">CATATAN 1: Pihak yang berkompeten dapat menganggap bijaksana untuk memulai atau merekomendasikan inspeksi berkala yang lebih sering daripada yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan. Keputusan ini dapat dipengaruhi oleh jenis dan frekuensi pengoperasian. Selain itu, tergantung pada kondisi tali pada suatu saat dan\/atau apakah ada perubahan keadaan, seperti kecelakaan atau perubahan kondisi pengoperasian, pihak yang berkompeten dapat menganggap perlu untuk mengurangi atau merekomendasikan pengurangan interval antara tali dan tali. inspeksi berkala.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"color: #808080;\">CATATAN 2 : Umumnya, kabel putus pada tali lebih cepat terjadi pada usia tali dibandingkan pada tahap awal.<\/span><\/p>\r\n<p><strong>2.3 Luasnya inspeksi berkala tali kawat<\/strong><\/p>\r\n<p>Setiap tali harus diperiksa sepanjang keseluruhannya.<\/p>\r\n<p>Akan tetapi, dalam kasus panjang yang panjang, dan atas kebijaksanaan orang yang berkompeten, hanya panjang kerja ditambah sedikitnya lima lilitan pada drum yang boleh diperiksa. Dalam kasus seperti ini, dan apabila panjang kerja yang lebih panjang diperkirakan akan terjadi setelah pemeriksaan sebelumnya dan sebelum pemeriksaan berikutnya, panjang tambahan tersebut juga harus diperiksa sebelum panjang tali tambahan digunakan.<\/p>\r\n<p>Namun perhatian khusus harus diberikan pada daftar periksa inspeksi tali kawat berikut:<\/p>\r\n<ul>\r\n\t<li>a) penahan drum;<\/li>\r\n\t<li>b) setiap bagian pada, dan di sekitar, terminasi tali;<\/li>\r\n\t<li>c) setiap bagian yang melewati satu atau lebih berkas;<\/li>\r\n\t<li>d) setiap bagian yang melewati indikator beban aman yang dilengkapi berkas gandum;<\/li>\r\n\t<li>e) setiap bagian yang melewati blok pengait;<\/li>\r\n\t<li>f) dalam hal derek melakukan operasi berulang-ulang, setiap bagian tali yang terletak di atas katrol pada saat derek dalam kondisi terbebani;<\/li>\r\n\t<li>g) bagian tali yang terletak di atas berkas kompensasi;<\/li>\r\n\t<li>h) bagian mana pun yang melewati alat spooling;<\/li>\r\n\t<li>i) bagian-bagian yang digulung pada drum, khususnya zona persilangan yang berhubungan dengan spooling berlapis-lapis;<\/li>\r\n\t<li>j) setiap bagian yang terkena abrasi karena fitur eksternal (misalnya sisipan palka);<\/li>\r\n\t<li>k) setiap bagian tali yang terkena panas.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p><span style=\"color: #808080;\">CATATAN :Untuk area yang memerlukan pemeriksaan sangat dekat, lihat gambar berikut.<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/inspection-of-wire-rope-1.png\" alt=\"\" width=\"702\" height=\"686\" class=\"alignnone size-full wp-image-5884\"><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Inspection-of-Wire-Ropes.png\" alt=\"\" width=\"724\" height=\"775\" class=\"alignnone size-full wp-image-5883\"><\/p>\r\n<p><strong>2.4 Catatan pemeriksaan berkala<\/strong><\/p>\r\n<p>Setelah setiap pemeriksaan berkala, petugas yang berkompeten harus memberikan catatan pemeriksaan tali, dan menyatakan interval waktu maksimum yang tidak boleh dilampaui sebelum pemeriksaan berkala berikutnya dilakukan.<\/p>\r\n<p>Sebaiknya, rekor berjalan harus dipertahankan.<\/p>\r\n<p>Silakan formulir pemeriksaan tali kawat <a href=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/ISO-04309-2017.pdf\">unduh ISO4309-2017<\/a> untuk melihat lampiran E.<\/p>\r\n<h3>3. Pemeriksaan kasus khusus tali kawat<\/h3>\r\n<p><strong>3.1 Inspeksi setelah kejadian<\/strong><\/p>\r\n<p>Apabila telah terjadi suatu kejadian yang dapat menyebabkan kerusakan pada tali dan\/atau pemutusannya, maka tali dan\/atau pemutusannya harus diperiksa seperti untuk pemeriksaan berkala, sebelum pekerjaan dimulai kembali atau sebagaimana diminta oleh pejabat yang berwenang.<\/p>\r\n<p><span style=\"color: #808080;\">CATATAN: Jika sistem pengangkat tali kembar digunakan, sering kali kedua tali perlu diganti meskipun hanya satu tali yang sudah dibuang, karena tali baru lebih besar dari tali yang tersisa dan memiliki sifat perpanjangan yang berbeda, sehingga keduanya dapat berpengaruh. pada masing-masing jumlah tali yang dibayarkan dari drum.<\/span><\/p>\r\n<p><strong>3.2 Inspeksi periode berikutnya dengan crane tidak beroperasi<\/strong><\/p>\r\n<p>Jika derek tidak beroperasi selama lebih dari tiga bulan, tali harus menjalani pemeriksaan berkala, seperti yang dijelaskan dalam pemeriksaan berkala, sebelum pekerjaan dimulai kembali.<\/p>\r\n<h3>4. Kriteria pembuangan tali kawat<\/h3>\r\n<p><strong>4.1 Kabel putus yang terlihat<\/strong><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.1.1Crown-wire-breaks.png\" alt=\"\" width=\"1136\" height=\"685\" class=\"alignnone size-full wp-image-5896\"><span style=\"color: #808080;\">Kawat mahkota putus<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.1.2-Valley-wire-breaks.png\" alt=\"\" width=\"1179\" height=\"701\" class=\"alignnone size-full wp-image-5963\"><span style=\"color: #808080;\">Kabel lembah putus<\/span><\/p>\r\n<p>4.2 Penurunan diameter tali<\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.2Local-reduction-in-rope-diameter-sunken-strand.png\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"283\" class=\"alignnone size-full wp-image-5964\"><span style=\"color: #808080;\">Pengurangan lokal pada diameter tali (untai cekung)<\/span><\/p>\r\n<p>4.3 Fraktur untaian<\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.3Fracture-of-strands.png\" alt=\"\" width=\"360\" height=\"217\" class=\"alignnone size-full wp-image-5965\"><span style=\"color: #808080;\">Jika terjadi patah seluruh untai, tali harus segera dibuang.<\/span><\/p>\r\n<p>4.4 Korosi<\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.4.1External-corrosion.png\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"283\" class=\"alignnone size-full wp-image-5966\"><span style=\"color: #808080;\">Korosi eksternal: Tanda-tanda oksidasi permukaan tetapi dapat dibersihkan. <\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">Permukaan kawat kasar saat disentuh, kabel berlubang dan kendur.<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.4.2Enlargement-of-External-corrosion.png\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"425\" class=\"alignnone size-full wp-image-5967\"><span style=\"color: #808080;\">Pembesaran Korosi Eksternal<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.4.3Internal-corrosion.png\" alt=\"\" width=\"559\" height=\"553\" class=\"alignnone size-full wp-image-5968\"><span style=\"color: #808080;\">Korosi internal: Tanda-tanda korosi internal yang terlihat jelas. <\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">serpihan korosi keluar dari lembah di antara untaian luar.<\/span><\/p>\r\n<p>4.5 Deformasi dan kerusakan<\/p>\r\n<p>Distorsi tali yang tampak dari bentuk normalnya tergolong deformasi. Hal ini biasanya mengakibatkan distribusi tegangan yang tidak merata pada tali di area deformasi, dan seringkali hanya terlokalisasi. Deformasi dan kerusakan dapat terwujud dalam beberapa cara.<\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.5.1-Waviness.png\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"283\" class=\"alignnone size-full wp-image-5969\"><span style=\"color: #808080;\">Kegelisahan<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.5.2Basket-deformation.png\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"283\" class=\"alignnone size-full wp-image-5970\"><span style=\"color: #808080;\">Deformasi keranjang<\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">Tali yang mengalami deformasi keranjang atau lentera harus segera dibuang atau, asalkan sisa panjang tali dalam kondisi dapat digunakan, bagian yang terkena harus dilepas.<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.5.3.1Core-protrusion-\u2014-Single-layer-rope.png\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"283\" class=\"alignnone size-full wp-image-5971\"><span style=\"color: #808080;\">Tonjolan inti \u2014 Tali satu lapis<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.5.3.2Protrusion-of-inner-rope-of-rotation-resistant-rope.png\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"472\" class=\"alignnone size-full wp-image-5972\"><span style=\"color: #808080;\">Tonjolan tali bagian dalam dari tali tahan rotasi<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.5.3.3Strand-protrusion-distortion-.png\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"283\" class=\"alignnone size-full wp-image-5973\"><span style=\"color: #808080;\">Tonjolan\/distorsi untai<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.5.4Protruding-wires-in-loops.png\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"284\" class=\"alignnone size-full wp-image-5974\"><span style=\"color: #808080;\">Tonjolan kawat<\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">Tali dengan kawat yang menonjol, biasanya terdapat berkelompok pada sisi tali yang berlawanan dengan tali yang bersentuhan dengan alur katrol, harus segera dibuang.<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.5.5Local-increase-in-rope-diameter.png\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"283\" class=\"alignnone size-full wp-image-5975\"><span style=\"color: #808080;\">Peningkatan lokal pada diameter tali karena distorsi inti<\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">Jika diameter tali bertambah 5 % atau lebih untuk tali dengan inti baja atau 10 % atau lebih untuk tali dengan inti serat selama servis, alasannya harus diselidiki dan pertimbangan diberikan untuk membuang tali tersebut.<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.5.6.1Flattened-portion.png\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"283\" class=\"alignnone size-full wp-image-5977\"><span style=\"color: #808080;\">Bagian yang rata (1)<\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">Bagian tali yang diratakan dan melewati katrol kemungkinan besar akan rusak lebih cepat dan <\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">menunjukkan kabel putus. Dalam kasus seperti ini, namun tergantung pada luasnya kerataan, pertimbangan dapat diberikan untuk membuang tali tersebut.<\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">Bagian tali yang rata pada tali-temali standar dapat mengalami tingkat korosi yang lebih besar dibandingkan bagian lain yang tidak terkena dampak, terlebih lagi bila untaian luarnya terbuka dan memungkinkan masuknya uap air. Jika tetap digunakan, mereka harus diperiksa lebih sering; jika tidak, pertimbangan harus diberikan untuk membuang tali tersebut.<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.5.6.2Flattened-portion.png\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"283\" class=\"alignnone size-full wp-image-5978\"><span style=\"color: #808080;\">Bagian yang rata (2)<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.5.7.1Kink-positive-1.png\" alt=\"\" width=\"560\" height=\"224\" class=\"alignnone size-full wp-image-5979\"><span style=\"color: #808080;\">Ketegaran (positif)<\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">Tali yang tertekuk atau dikencangkan harus segera dibuang.<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.5.7.2-Kink-negative.png\" alt=\"\" width=\"708\" height=\"283\" class=\"alignnone size-full wp-image-5980\"><span style=\"color: #808080;\">Ketegaran (negatif)<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.5.7.3Kink.png\" alt=\"\" width=\"709\" height=\"567\" class=\"alignnone size-full wp-image-5981\"><span style=\"color: #808080;\">Berbelit<br \/>\r\n<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.5.8Bend-in-rope.png\" alt=\"\" width=\"353\" height=\"143\" class=\"alignnone size-full wp-image-5982\"><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">Tekuk tali<\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">Bagian tali dengan kelengkungan parah yang melewati katrol cenderung cepat rusak dan memperlihatkan kabel putus. Jika demikian, tali tersebut harus segera dibuang.<\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">Jika tingkat kelengkungan tidak dianggap parah dan tali masih dapat digunakan, maka hal tersebut harus dilakukan <\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">diperiksa lebih sering; jika tidak, pertimbangan harus diberikan untuk membuang tali tersebut.<\/span><\/p>\r\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/4.5.9Damage-due-to-heat-or-electric-arcing.png\" alt=\"\" width=\"276\" height=\"107\" class=\"alignnone size-full wp-image-5983\"><span style=\"color: #808080;\">Kerusakan karena panas atau busur listrik<\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">Tali yang biasanya tidak dioperasikan pada suhu tertentu, namun telah mengalami efek termal yang sangat tinggi, yang dapat dikenali secara eksternal dari warna panas yang dihasilkan pada kawat baja dan\/atau hilangnya minyak dari tali, harus segera dibuang.<\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">Jika dua kabel atau lebih terpengaruh secara lokal, karena busur listrik, seperti yang diakibatkannya <\/span><br \/>\r\n<span style=\"color: #808080;\">kabel las yang tidak diarde dengan benar, tali harus dibuang. Hal ini dapat terjadi pada titik dimana arus masuk atau keluar dari tali.<\/span><\/p>\r\n<p>Untuk standar potongan spesifik dari berbagai jenis tali kawat, silakan <a href=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/ISO-04309-2017.pdf\">unduh ISO 4309-2017<\/a>.<\/p>\r\n<p>Referensi:<a href=\"https:\/\/www.dgcrane.com\/id\/posts\/maintenance-of-wire-rope-in-the-whole-6-stages\/\">Perawatan dan Perawatan Tali Kawat:6 Hal yang Wajib Diketahui<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Tali kawat derek mengalami beban yang cukup besar selama pengoperasian dan karenanya mengalami kerusakan mekanis yang cukup besar selama masa pakainya. Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa penyebab utama kegagalan tali kawat adalah kerusakan dan korosi yang berlebihan, kurangnya perawatan dan pemeriksaan, serta penyalahgunaan yang menyebabkan keusangan dini, berkurangnya keselamatan, dan meningkatnya biaya penggantian. [\u2026]","protected":false},"featured_media":5962,"parent":0,"menu_order":0,"template":"","posts_category":[351],"posts_tag":[7,288,287,290,206,27,289,272,295,291,296,285,284,297,273],"class_list":["post-5882","posts","type-posts","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","posts_category-blog","posts_tag-crane","posts_tag-crane-wire-rope-inspection","posts_tag-crane-wire-ropes","posts_tag-daily-inspections","posts_tag-dgcrane","posts_tag-hoist","posts_tag-inspection-of-wire-rope-slings","posts_tag-inspection-wire-rope-damage-types","posts_tag-iso-4309-discard-criteria","posts_tag-periodic-inspections","posts_tag-steel-wire-rope-discard-criteria","posts_tag-wire-rope-inspection-checklist","posts_tag-wire-rope-inspection-form","posts_tag-wire-rope-scrap-standards","posts_tag-wire-rope-sling-inspection"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dgcrane.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/xmxposts\/5882"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dgcrane.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/xmxposts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dgcrane.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/posts"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/www.dgcrane.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/xmxposts\/5882\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7904,"href":"https:\/\/www.dgcrane.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/xmxposts\/5882\/revisions\/7904"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dgcrane.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5962"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dgcrane.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5882"}],"wp:term":[{"taxonomy":"posts_category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dgcrane.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts_category?post=5882"},{"taxonomy":"posts_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dgcrane.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts_tag?post=5882"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}